ahen's

jika anda ingin mengetahui sesuatu yang baru bagi anda kama mulailah dari sekarang.

Selasa, 10 Maret 2009


BUDIDAYA TANAMAN HORTIKULTURA

I. PENDAHULUAN

Tujuan Instruksional Umum :

Diharapkan setelah mempelajari bab ini mahasiswa dapat mengetahui ruang lingkup Hortikultura, cara pembudidayaan dan penanganan lepas panennya serta pengendalian hama dan penyakitnya.
Tujuan Instruksional Khusus :
Setelah mempelajari bab ini mahasiswa dapat :
Mengetahui definisi hortikultura
Mengetahui cirri – cirri hortikultura
Mengetahui perkembangan hortikultura di Indonesia
Mengetahui prospek hortikultura didalam negeri maupun di luar negeri

Ruang Lingkup
Hortikultura termasuk dalam ilmu Agronomi (bercocok tanam umum)

Hortikultura berasal dari kata
Hortos : yang berarti Kebun dan
Colere : yang berarti mengusahakan (budidaya),

jadi Hortikultura merupakan penguasaan khusus meliputi tanaman sayur – sayuran, tanaman hias, dan tanaman buah – buahan yang meliputi aspek ; cara bercocok tanam, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit.

Cirri – cirri tanaman Hortikultura
Hasil tanaman hortikultura mempunyai sifat (cirri – cirri ) khusus yaitu sbb :

Mudah / cepat busuk, tetapi selalu dibutuhkan setiap hari dalam keadaan segar. Sejak panen sampai pasar memerlukan penanganan secara cermat dan efisien karena akan mempengaruhi kualitas dan harga pasar.

Memiliki nilai estetika, jadi harus memenuhi keinginan masyarakat umum. Keadaan ini sangat sulit karena tergantung pada cuaca, serangan hama dan penyakit, namun dengan biaya tambuhan kesulitan itu dapt diatasi.

Pruduksinya musiman, beberapa diantaranya tidak tersedia sepanjang tahun, contohnya : Durian, Langsat, Rambutan, Manggis dan lain sebagainya.

Memerlukan voleme (ruangan) yang besar, menyebabkan ongkos angkut menjadi besar pula dan harga pasar menjadi tinggi.

Memiliki daerah penanaman (geografi) yang sangat spesifik atau menuntut Agroklimat tertentu, contoh : Jeruk Tebas, Durian Balai Karangan, Langsat Punggur, Duku Palembang, Jeruk Garut, Mangga Indramayu, Markisa Medan, Rambutan Parit Baru, Nenas Palembang dan lain sebagainya.



I.1. Perkembangan Hortikultura Di Indonesia

Tanaman hias dan bunga potong telah berkembang sejak 1983 di daerah Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Timur, Yang terdiri dari bunga potong, tanaman hias pot, tanaman hias pohon, anggrek, anyelir, mawar, krisan, gladiol, dan lain sebagainya.

Jumlah dan jenis – jenis baru
mulai meningkat seperti melon,
jagung manis, brokoli,
sedikit demi sedikit
mulai berkembang.

Tanaman sayuran memegang peranan, penting namun dilihat dari peningkatan eksportnya peranan buah – buahan cukup besar. Sedangkan bunga potong dan tanaman hias terutama dihasilkan pada daerah dataran tinggi kecuali jenis Anggrek dapat dibudidayakan di dataran rendah.

Kondisi usaha Hortikultura di Indonesia
Tergambar sebagai berikut :
Lahan terbatas, biasanya bertanam di pekarangan,
Budidaya tradisional, bibit asal – asalan, kadang kala tidak sesuai dengan Agroklimat, demikian pula dengan pemupukan, pemberantasan hama dan penyakit.
Jenis tanamannya heterogen,
Penanganan pasca panen masih sangat sederhana.

I.2. Pemasaran Produksi Hortikultura Di Luar Negeri
Pasar luar negeri cukup cerah, ini terlihat dari peningkatan eksport. Tersedianya tenaga kerja merupakan potensi Indonesia dalam rangka meningkatkan pasaran luar negeri komoditi hortikultura.

Permintaan produk tanaman hortikultura sejak 1960 berupa buah – buahan seperti : mangga,papaya, nanas, dan alpukat. Tahun 1980 – an permintaan akan bunga potong mulai berkembang, sejak 1990-an permintaan akan tanaman buah – buahan seperti : langsat, durian, sawo, jeruk dan pisang.

Factor – factor yang menyebabkan peningkatan eksport produk tanaman Hortikultura di luar negeri adalah :

Meningkatnya penduduk (etnis) yang tinggal di Negara tersebut misalnya di Belanda, Australia, dan Amerika.
Akibat promosi, baik oleh Negara pengimport maupun oleh Negara pengeksport.
Meningkatnya jumlah restoran “Oriental – food” di luar negeri
Meningkatnya teknologi transportasi jarak jauh.

Kendala – kendala yang timbul disebabkan oleh :

Mutu produk masih perlu ditingkatkan,
Serangan hama dan penyakit,
Ukuran,
Warna, rasa dan sebagainya
Bebas residu pestisida

Negara pengimport produk Indonesia
Sayur – sayuran yang tidak tumbuh pada musim dingin seperti : terung, paprika, kapri, kentang, kol, bawang di eksport ke Negara tujuan seperti : Singapura, Malaysia, Taiwan. Syarat eksport tergantung selera konsumen, untuk buah – buahan belum terlalu matang, bersih dari hama penyakit dan beratnya (contoh alpukat) antara 270 – 330 g/buah serta bebas dari residu pestisida.

Bunga – bungaan dieksport ke Jerman, Amerika, Perancis, Jepang dan Thailand dengan jenis seperti Azalea, Begonia, Kalanchoe, saint Paulia, Mawar, Anggrek, Ficus, Heliconia, Alpinia, dan sebaginya. Syaratnya mutu tanaman harus segar, bebas hama dan penyakit serta bebas residu pestisida.

Ilmu yang terkait lainnya yang berhubungan dengan pengetahuan hortikultura adalah seperti ilmu Fisiologi Tumbuhan, Biokimia, Genetika, Botani, Ilmu Tanah, Ekologi, Klimatologi, Fisika serta hama (entemologi) dan penyakit tanaman.

Kerjakan soal dibawah ini dengan singkat dan tepat.

  1. Apa yang saudara ketahui tentang Hortikultura jelaskan !
  2. Sebutkan cirri – cirri dari hasil produk tanaman hotikultura !
  3. Apa yang membedakan kondisi hortikultura di Indonesia dan luar negeri ?
  4. Kendala apa yang dihadapi dalam pengeksport hortikultura ?
  5. Sebutkan jenis tanaman yang bukan kelompok tanaman hortikultura tetatpi pada kondisi tertentu yang dapat di golongkan kedalam produk hortikultura ? berikan alasannya !



Senin, 09 Maret 2009

Pengantar
Manajemen Pengetahuan(Knowledge Management)

Pertemuan 1

Tujuan Pembelajaran
Menggunakan kerangka kerja konsep manajemen pengetahuan
Mengetahui konsep menajemen pengetahuan
Memahami sejarah manajemen pengetahuan
Mengetahui peran dan tanggung jawab aplikasi manajemen pengetahuan
Pengetahuan
Pengetahuan dipandang sebagai sebuah komoditi atau sebuah aset intelektual
Karakteristik pengetahuan:
Penggunaan pengetahuan tidak akan menghabiskannya
Perpindahan pengetahuan tidak akan menghilangkannya
Pengetahuan itu berlimpah, tetapi kemampuan terbatas untuk menggunakannya
Banyak pengetahuan berharga hilang begitu saja
Perubahan Jaman
Era Industri  Era Pengetahuan
Sedikit orang mengerjakan lebih banyak
Di Era Pengetahuan, organisasi harus dapat belajar, mengingat, dan bertindak berdasarkan informasi, pengetahuan, know-how yang tersedia
Memiliki dasar pengetahuan (knowledge base)  lessons learned dan best practice yang berharga
Hakikat KM
Manajemen Pengetahuan atau Knowledge Management (KM) dimaksudkan untuk mewakili pendekatan terencana dan sistematis untuk menjamin penggunaan penuh dasar pengetahuan organisasi, ditambah keahlian, kompetensi, pemikiran, inovasi, dan ide individual potensial untuk menciptakan organisasi yang lebih efisien dan efektif
Definisi Awal
Proses penerapan pendekatan sistematik untuk menangkap, menyusun, mengelola, dan menyebarkan pengetahuan di seluruh organisasi untuk mempercepat kerja, menggunakan best practice, dan mengurangi biaya pengerjaan ulang dari proyek ke proyek
ICM
Intellectual Capital Management (ICM) terfokus pada pengetahuan yang telah terfilter dan memiliki nilai bisnis bagi organisasi  aset/kekayaan intelektual:
Know-how
Know-why
Pengalaman
Kepakaran
Yang hanya dimiliki oleh sejumlah kecil karyawan saja
Tujuan KM
Tujuan dasarnya adalah untuk memanfaatkan pengetahuan untuk keunggulan organisasi
Tujuan lainnya adalah:
Fasilitasi masa transisi orang lama dengan orang baru
Minimalisasi hilangnya “pengetahuan” karena keluarnya karyawan
Mengetahui sumber daya dan area pengetahuan kritis yang dimiliki
Mengembangkan metode untuk mencegah hilangnya kekayaan intelektual perusahaan
Apa itu KM ?
KM merupakan bidang ilmu multidisiplin yang mencakup banyak hal
Dari perspektif proses/teknologi:
KM adalah sebuah konsep dimana informasi diubah menjadi pengetahuan dan tersedia dalam bentuk yang dapat digunakan bagi orang yang membutuhkan
KM System adalah penyimpanan virtual terhadap informasi relevan yang kritis untuk tugas-tugas harian pada organisasi
KM adalah pendekatan sistematis untuk mengelola penggunaan informasi untuk meyediakan aliran pengetahuan yang memungkinkan pengambilan keputusan yang efisien dan efektif
Multidisiplin KM
Ilmu keorganisasian
Ilmu kognitif
Linguistik
Teknologi informasi  knowledge-based system, database technology, information management
Ilmu kepustakaan
Teknik penulisan dan jurnalisme
Antropologi dan sosiologi
Pendidikan dan pelatihan
Ilmu komunikasi
Teknologi kolaborasi  intranet, ekstranet, portal, web technologies
Dari Data Menjadi Pengetahuan
Data  hal yang langsung dapat diamati dan diverifikasi

Informasi  hal yang dapat mewakili data yang telah dianalisis

Pengetahuan  hal yang didasarkan atas pengalaman, persepsi, dan pendapat individual
Jenis dan Bentuk Pengetahuan
Tacit knowledge
Pengetahuan yang sulit diartikulasikan, dituliskan dalam kata-kata, teks, maupun gambar
Berada di dalam benak orang yang mengetahui
Explicit knowledge
Pengetahuan yang telah ditangkap dan dinyatakan dalam kata-kata, teks, maupun gambar
Telah ada dalam bentuk konkrit/nyata

 Semakin tacit sebuah pengetahuan, maka semakin berharga pengetahuan tersebut
Teknik Analisis Konsep
Analisis konsep adalah teknik yang digunakan pada ilmu sosial untuk menghasilkan formula yang nantinya akan digunakan untuk menghasilkan definisi dan penjelasan mengenai istilah yang sangat kompleks
Dimensi Analisis Konsep
Daftar atribut kunci dalam bentuk pernyataan definisi, visi, misi
Daftar ilustrasi contoh
Daftar ilustrasi non-contoh
Sejarah KM
KM sudah lama dimplementasikan jauh sebelum istilah KM diperkenalkan
1969 ARPANET sebagai cikal bakal jaringan internet
Fase-fase perkembangan meliputi:
1800  industrialisasi
1850  transportasi
1900  komunikasi
1950  komputerisasi
1980  visualisasi
2000  personalisasi
Kekayaan Intelektual
Dapat dijumpai baik di level operasional, taktis, dan strategis organisasi
Meliputi hal-hal:
Kompetensi  keahlian dibutuhkan untuk mencapai kinerja tinggi
Kapabilitas  keahlian strategis dibutuhkan untuk mengintegrasi dan menerapkan kompetensi
Teknologi  perangkat dan metode dibutuhkan untuk menghasilkan hasil fisik tertentu
Perspektif Organisasi
Perspektif Bisnis  fokus pada mengapa, dimana, dan sejauh mana organisasi harus investasi atau eksploitasi pengetahuan
Perspektif Manajemen  fokus pada manajemen praktek dan aktifitas yang berkaitan dengan pengetahuan untuk mencapai tujuan dan strategi bisnis
Perspektif Praktis  fokus pada penerapan keahlian untuk melakukan kerja dan tugas yang berkaitan dengan explicit knowledge
Mengapa KM Penting ?
Globalisasi bisnis
Organisasi pembelajar
“corporate amnesia”
Kemajuan teknologi
KM untuk Individual
Membantu orang mengerjakan tugas
Membangun ikatan komunitas dengan organisasi
Membantu orang tetap up-to-date
Menyediakan tantangan dan kesempatan untuk berkontribusi
KM untuk Komunitas
Mengembangkan keahlian profesional
Mendorong mentoring
Memfasilitasi networking dan kolaborasi yang efektif
Mengembangkan kode etik profesional
Mengembangkan “bahasa” yang sama
KM untuk Organisasi
Membantu mendorong strategi
Menyelesaikan masalah lebih cepat
Menerapkan best practice
Meningkatkan pengetahuan dalam produk dan layanan
Membangun “memori” organisasi.

KONSEP MANAJEMEN AGRIBISNIS
Materi presentasi kuliah

Konsep Agribisnis
Agribisnis adalah suatu kegiatan usaha yang meliputi salah satu atau keseluruhan dari mata rantai produksi, pengolahan hasil dan pemasaran yang ada hubungannya dengan pertanian dalam arti luas (Arsyad dkk.,1985)
Yang dimaksud dengan ‘ada hubungannya dengan pertanian dalam arti luas’ adalah kegiatan usaha yang menunjang kegiatan pertanian dan kegiatan usaha yang ditunjang oleh kegiatan pertanian.
Gambar. Mata Rantai Kegiatan Agribisnis (Arsyad dkk., 1985)
Kegiatan usaha yang menghasilkan/
menyediakan prasarana/sarana/ input bagi kegiatan pertanian (industri pupuk, alat-alat pertanian, pestisida, dsb)
Pengertian Agribisnis (W. David Downey dan Steven P. Erickson, 1987 cit Rochidayat Ganda S. dan Alfonsus Sirait, 1992)
Agribisnis merupakan sektor perekonomian yang menghasilkan dan mendistribusikan masukan bagi pengusaha tani, dan memasarkan, memroses, serta mendistribusikan produk usaha tani kepada pemakai akhir.
Gambar. Pembagian atas sektor masukan, usaha tani, dan produk
Lanjutan ….
Agribisnis mencakup keseluruhan perusahaan yang terkait dengan kegiatan pertanian. Artinya, agribisnis meliputi seluruh sektor bahan masukan, usaha tani, produk yang memasok bahan masukan usaha tani; terlibat dalam produksi; dan pada akhirnya menangani pemrosesan, penyebaran, penjualan secara borongan atau eceran produk kepada konsumen akhir.
Rincian jenis keterampilan dan pengetahuan yang digunakan oleh para pekerja di bidang agribisnis (survei di AS):
Produksi pertanian dan pengembangbiakan/penangkaran hewan, hasil hewan, tumbuh-tumbuhan, hasil tumbuh-tumbuhan, hutan, dan hasil hutan.
Penyediaan jasa yang dikaitkan dengan produksi pertanian dan pembuatan serta penyebaran perbekalan yang digunakan dalam produksi pertanian.
Perancangan, pemasangan, perbaikan, pengoperasian, dan pembenahan mesin, peralatan, dan sumber tenaga, serta pembangunan struktur yang digunakan dalam produksi pertanian.
Lanjutan ….
Semua kegiatan yang berhubungan dengan pemeriksaan, pemrosesan, pemasaran produk pertanian dan produk sampingan yang utama.
Setiap aspek dari rumah kaca, tempat pemeliharaan tanaman-tanaman muda (nursery), pembibitan, pertamanan (landscaping), dan tindakan lain sehubungan dengan penggunaan hortikultura sebagai penghias lahan.
Pengawetan, pengembangbiakan, perbaikan dan pemanfaatan sumberdaya alami yang dapat diperbarui.
Berbagai macam penggunaan lahan dan hasil hutan.
Prospek agribisnis cerah dan berkembang di Indonesia karena kondisi daerah yang menguntungan, antara lain:
Lokasinya di garis khatulistiwa
Lokasi Indonesia berada di luar zone angin taifun seperti di Filipina, Taiwan dan Jepang.
Keadaan sarana san prasarana seperti daerah aliran sungai, tersedianya bendungan irigasi, jalan di pedesan yang relatif baik.
Adanya kemauan politik pemerintah yang masih menempatkan sektor pertanian menjadi sektor yang mendapat prioritas.
Hambatan dalam pengembangan agribisnis di Indonesia (Perhepi, 1989) adalah:
Pola produksi pada beberapa komoditi pertanian tertentu terletak di lokasi yang terpencar-pencar, sehingga menyulitkan pembinaan dan menyulitkan tercapainya efisiensi pada skala usaha tertentu;
Sarana dan prasarana, khususnya di luar pulau Jawa belum memadai, sehingga menyulitkan untuk mencapai efisiensi usaha pertanian;
Biaya transportasi mahal akibat kurang memadainya sarana dan prasarana tersebut. Hal ini terjadi bukan saja dalam satu pulau tetapi juga antar pulau. Hal ini memang merupakan konsekuensi logis dari suatu negara yang terdiri dari banyak pulau;
Lanjutan ….
Sering dijumpai adanya pemusatan agroindustri yang terpusat di kota-kota besar, sehingga nilai bahan baku pertanian menjadi lebih mahal untuk mencapai lokasi agrobisnis tersebut.
Sistem kelembagaan, terutama di pedesaan terasa lemah sehingga kondisi seperti ini kurang mendukung berkembangnya kegiatan agrobisnis. Akibat dari lemahnya kelembagaan ini dapat dilihat dari berfluktuasinya produksi dan harga komoditi pertanian.
SEKIAN
BAB III
TUGAS MANAJER

Tujuan Instruksional:
Mengidentifikasi berbagai tugas manajer
Menyebutkan dan membedakan jenis manajer
Menyebutkan dan membedakan tingkatan manajemen dan keterampilan manajerial
Tugas-tugas seorang manajer:
Manajer bekerja dengan dan melalui orang lain.
Istilah “orang” bukan saja mencakup bawahan dan atasan saja tetapi juga manajer lain dalam organisasi, perorangan di luar organisasi, pembeli, nasabah, rekanan, wakil buruh, pemberi jasa, dan pemerintah. Manajer bekerja dengan siapa saja pada setiap tingkat di dalam maupun di luar organisasinya yang dapat membantu dalam mencapai tujuan organisasi.

Tugas-tugas seorang manajer:
Bertanggung jawab agar setiap tugas dilaksanakan dengan berhasil.
Berhasil atau tidaknya bawahan adalah merupakan akibat langsung berhasil atau tidaknya manajer. Semua anggota organisasi, termasuk mereka yang bukan manajer, bertanggung jawab atas tugasnya masing-masing. Bedanya adalah para manajer bertanggung jawab bukan hanya atas tugasnys sendiri tetapi juga pekerjaan orang lain.
Tugas-tugas seorang manajer:
Manajer menyeimbangkan tujuan yang saling bertentangan dan menentukan prioritas.
Manajer harus menentukan siapa yang akan melaksanakan suatu tugas tertentu dan harus menunjuk tugas tertentu pada bawahan yang tepat.
Tugas-tugas seorang manajer:
Manajer harus berpikir secara analitis dan konseptual.
Untuk menjadi pemikir yang analitis, seorang manajer harus dapat memecahkan suatu masalah, memisah-misahkan ke dalam komponen-komponen, menganalisis komponen-komponen dan kemudian memberikan jawaban yang dapat dilaksanakan.
Tugas-tugas seorang manajer:
Manajer adalah penengah (mediator)
Organisasi tersusun atas perorangan masing-masing dapat memungkinkan terjadinya perselisihan. Perselisihan dalam satu unit dalam organisasi dapat melemahkan atau menurunkan produktivitas.
Tugas-tugas seorang manajer:
Manajer adalah politikus.
Manajer harus menciptakan hubungan dan menggunakan pendekatan kompromi dalam mencapai tujuan organisasi, sama halnya apa yang dilakukan oleh politikus. Ini tidak berarti organisasi mengharapkan manajer-manajernya harus berkampanye untuk menduduki kursi jabatan tertentu (kecuali kalau itu memang menjadi tujuan organisasinya).
Tugas-tugas seorang manajer:
Manajer adalah diplomat.
Manajer dapat menjai wakil unit kerjanya dalam rapat organisasi. Lebih dari itu mereka harus dapat mewakili organisasi secara keseluruhan maupun sebagian dalam hubungannya dengan nasabah, pembeli, kontraktor, pejabat pemerintah dan karyawan dari organisasi lain.

Tugas-tugas seorang manajer:
Manajer membuat keputusan yang sulit.
Banyak masalah yang timbul dalam organisasi seperti masalah keuangan, masalah karyawan, masalah perbedaan kebijakan (policy), dll. Tidak ada satu organisasi pun yang berjalan mulus setiap waktu. Manajer disini diharapkan dapat memberikan jawaban dan pemecahan masalah-masalah yang sukar tersebut dan membuat keputusan untuk dilaksanakan oleh anggota organisasinya.
Tugas-tugas seorang manajer:
Manajer harus membuat visi, terutama untuk menghadapi masa depan yang pernah ketidakpastian. Visi tersebut harus tercermin dalam misi, tujuan dan operasi perusahaan.
Manajer
adalah orang yang berkewajiban mengatur organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan bantuan orang lain.
Jenis-jenis Manajer
Kita menggunakan istilah manajer untuk seseorang yang bertanggung jawab atas bawahan dan sumber daya lainnya dalam organisasi. Banyak jenis manajer, dengan tugas dan tanggung jawab yang berlainan.
Manajer dapat dibedakan dalam dua cara:
Ditinjau dari tingkatannya dalam organisasi, dibedakan menjadi:
Manajer garis pertama (first-line manajer)
Manajer menengah (middle manajer)
Manajer puncak (top manajer)
Tingkatan Manajer
Macam Tugas-tugas Manajer
Ditinjau dari lingkup kegiatan organisasi yang ada di bawah tanggung jawabnya, dibedakan:
Manajer fungsional, mempunyai tanggung jawab pada satu kegiatan seperti:
1) Dilihat dari bidang:
a) Manajer Produksi
b) Manajer Personalia
c) Manajer Keuangan
d) Manajer Pemasaran
e) Manajer Akuntansi,dll
2) Dilihat dari proses:
a) Manajer perencanaan
b) Manajer pengawasan, dll
Ditinjau dari lingkup kegiatan organisasi yang ada di bawah tanggung jawabnya, dibedakan:
Manajer umum, mempunyai tanggung jawab lebih dari satu kegiatan fungsional, seperti:
1) Manajer komersial, bertanggung jawab pada pemasaran dan keuangan.
2) Manajer teknik, bertanggung jawab pada produksi, penelitian, pengembangan, training karyawan, dll.
Manajer garis pertama
Merupakan tingkatan yang paling rendah dalam suatu organisasi.
Hanya membawahi pekerja operasional, tidak membawahi manajer lain.
Sering disebut supervisor
Contoh: mandor atau pengawas produksi dalam suatu pabrik, pengawas teknik.
Manajer menengah
Bertanggung jawab mengarahkan kegiatan manajer lain dan kadang-kadang juga mengarahkan pekerja langsung.
Tanggung jawab yang utama adalah mengarahkan kegiatan-kegiatan yang melaksanakan kebijaksanaan organisasi.
Contohnya: Manajer Pabrik dalam suatu pabrik perkebunan
Manajer puncak
Bertanggung jawab atas manajemen keseluruhan organisasi, mereka menetapkan kebijaksanaan operasional dan membimbing hubungan organisasi dengan lingkungannya.
Terdiri atas kelompok yang relatif kecil.
Sebutan yang khas manajer puncak adalah: Chief Executive Officer, Presiden (Diektur) atau Senior Vice-President.
Tingkatan Manajemen dan Keterampilan Manajemen
Robert L. Katz menentukan ada tiga jenis keterampilan dasar yang diperlukan oleh manajer, yaitu:
1. Techical Skills (ketrampilan teknik)
2. Human Skills (keterampilan mengelola manusiawi)
3. Conceptual skills (keterampilan konseptual)
Keterampilan teknik
adalah kemampuan untuk menggunakan alat-alat, prosedur dan teknik suatu bidang khusus. Manajer perlu keterampilan teknik untuk melaksanakan suatu pekerjaan tertentu yang menjadi tanggung jawabnya.
Keterampilan manusiawi
adalah kemampuan untuk bekerja dengan orang lain, memahami orang lain dan mendorong orang lain, baik sebagai perorangan maupun sebagai kelompok, manajer perlu keterampilan manusiawi untuk dapat ikut serta secara efektif dalam kelompok dan memimpin kelompok.
Keterampilan konseptual
adalah kemampuan mental untuk mengkoordinasi dan memadukan semua kepentingan dan kegiatan organisasi.

Robert L. Kantz berpendapat bahwa walaupun ketiga keterampilan ini penting untuk manajemen efektif, pentingnya masing-masing keterampilan tersebut untuk seorang manajer tertentu tergantung pada tingkatannya dalam organisasi.
Keterampilan Manajer dan Tingkatan Manajer

DASAR-DASAR MANAJEMEN

Oleh: LAMBERTUS AHEN

SILABUS
Pengertian tentang perkembangan fungsi-fungsi manajemen, metode dan teknik manajemen sain, strategi manajemen, manajemen bisnis, manajemen pemasaran hasil produksi pertanian, perkembangan secara organisasi serta analisis praktik manajemen pertanian di Indonesia dan di negara maju.



DAFTAR ISI
PENDAHULUAN
SEJARAH PERKEMBANGAN TEORI MANAJEMEN
TUGAS MANAJER
PROSES, FUNGSI DAN PERANAN MANAJER
PERENCANAAN
PENGORGANISASIAN
PENATAAN STAF
KEPEMIMPINAN
PENGENDALIAN
BAB I. PENDAHULUAN
Setelah mempelajari BAB I diharapkan mahasiswa mampu:
Menjelaskan beberapa pengertian manajemen menurut para ahli
Menyimpulkan arti manajemen yang dikemukakan para ahli
Mengapa Manajemen Dibutuhkan
Lingkungan bisnis berubah cepat. Perkembangan teknologi informasi memungkinkan kita berorganisasi yang cenderung berbeda dengan masa lampau.
Adanya globalisasi memaksa mengubah bentuk organisasi menjadi fleksibel, ramping, dan tanggap terhadap perubahan lingkungan.
Persaingan bisnis yang semakin tajam mengharuskan kita mempunyai konsep organisasi belajar.
Manejemen menentukan keefektifan dan efisiensi kegiatan-kegiatan organisasi. Menurut Peter Drucker, efisiensi ditekankan pada melakukan pekerjaan dengan benar (doing things right) sedangkan efektif adalah melakukan pekerjaan yang benar (doing the right things).

Pengertian Manajemen
(beberapa pendapat)
Ensiclopedia of The Social Sciences
Manajemen diartikan sebagai proses pelaksanaan suatu tujuan tertentu yang diselenggarakan dan diawasi.

Mary Parker Follet
Manajemen adalah seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.


Thomas H. Nelson
Manajemen perusahaan adalah ilmu dan seni memadukan ide-ide, fasilitas, proses, bahan dan orang-orang untuk menghasilkan barang atau jasa yang bermanfaat dan menjualnya dengan menguntungkan.

G. R. Terry
Manajemen diartikan sebagai proses yang khas yang terdiri atas asas perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang dilakukan untuk menentukan dan usaha mencapai sasaran-sasaran dengan memanfaatkan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya.

James A. F. Stoner
a. Manajemen diartikan sebagai proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengawasan usaha-usaha anggota organisasi dan menggunakan semua sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
b. Manajemen adalah ilmu dan seni perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian dan pengawasan sumber daya manusia dan alam, terutama sumber daya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Henry M. Boettingger
Manajemen suatu seni. Seni membutuhkan tiga unsur, yaitu:
(1) pandangan seniman, (2) pengetahuan dan (3) teknis dan komunikasi yang berhasil. Manajemen memerlukan ketiga unsur tersebut.

Luther Gulick
Manajemen sebagai bidang pengetahuan, yang mencari secara sistematis untuk memahami mengapa dan bagaimana orang-orang bekerja bersama untuk mencapai tujuan dan menjadikan kerjasama itu berguna untuk kemanusiaan.
T. H. Nelson dan Prof. Oey Liang Lie
Manajemen sebagai ilmu dan seni
Sebagai ilmu, karena manajemen merupakan merupakan suatu kumpulan pengetahuan yang sistematis dan telah diterima sebagai kebenaran-kebenaran yang universal. Manajemen memiliki asas-asas seperti ilmu-ilmu lain, yang disebut “asas-asas manajemen” atau “principles of management”.
Sebagai seni, karena keberhasilan manajer dalam usahanya mencapai tujuan dengan bantuan bawahan, selain itu diperlukan pemahaman dan pengalaman ilmu manajemen, kemampuan manajer memengaruhi bawahan dengan wibawa, karisma atau seni memimpin orang.
Dari definisi tersebut dapat ditarik beberapa pokok pikiran penting sebagai berikut:
  1. Proses
  2. Perencanaan
  3. Pengorganisasian
  4. Memimpin
  5. Pengawasan
  6. Menggunakan Semua Sumber Daya Organisasi
  7. Upaya Mencapai Tujuan

Proses
Adalah suatu cara yang sistematis untuk melakukan sesuatu. Manajemen didefinisikan sebagai suatu proses karena semua manajer, apapun keahliannya dan keterampilannya, terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang saling berkaitan dalam upaya mencapai tujuan organisasi.
Perencanaan
Menunjukkan bahwa para manajer memikirkan tujuann dan kegiatannya sebelum melaksanakannya. Kegiatan mereka biasanya berdasar pada suatu cara, rencana atau logika, bukan asal tebak saja.
Pengorganisasian
Para manajer mengkoordinir sumber daya manusia dan sumber daya lain yang dimiliki organisasi.
Memimpin
Menunjukkan bagaimana para manajer mengarahkan dan mempengaruhi bawahannya, menggunakan orang lain untuk melaksanakan suatu tugas tertentu.
Pengawasan
Para manajer berusaha untuk meyakinkan bahwa organisasi bergerak dalam arah atau jalur tujuan yang benar.
Menggunakan Semua Sumber Daya Organisasi
Menunjukkan bahwa para manajer mnggunakan semua sumber daya untuk mencapai tujuannya.
Upaya mencapai tujuan
Ini berarti bahwa manajer setiap organisasi berusaha untuk mencapai tujuan tertentu. Tujuan setiap organisasi berbeda-beda, tetapi apapun tujuan yang ditetapkan suatu organisasi, manajemen adalah proses untuk mencapai tujuan tersebut.
Manajemen Risiko Agribisnis
DISAMPAIKAN OLEH:
lambertus ahen
E-mail : lambertusahen@yahoo.com

Risiko dalam Agribisnis
Produksi
Pemilikan
Keuangan dan pembiayaan
Kerugian karena kecelakaan
Bencana alam
Perikatan
Hubungan tata kerja
Perubahan harga


Mengelola Risiko Agribisnis
Risiko produksi secara fisik (akibat bencana alam,serangan hama dan penyakit, dsb), ditanggulangi dengan membeli polis asuransi produksi pertanian.
Risiko kemungkinan menurunnya kualitas produksi dapat ditanggulangi dengan penerapan teknologi budidaya dan teknologi pascapanen yang tepat.

Lanjutan …
Risiko pasar ditanggulangi dengan beberapa cara:
Diversifikasi
Integrasi vertikal
Penerapan teknologi
Kontrak di muka (forward contracting)
Pasar masa depan (future market)
Usaha perlindungan (hedging)
Opsi pertanian (agricultural option)
Diversifikasi
Menurut Duft (1979), diversifikasi berarti tampil dalam berbagai jenis bentuk.
Integrasi vertikal
Integrasi vertikal dalam arti mikro adalah suatu perusahaan yang bergerak pada dua atau lebih level dalam suatu sistem komoditas, sedangkan dalam arti makro di mana dua atau lebih perusahaan memiliki keterkaitan bisnis yang kuat dalam suatu sistem komoditas tertentu.
Penerapan teknologi
Teknologi produksi yang tepat, maka produktivitas sumber daya akan meningkat serta meningkatkan pula efisiensi usaha sehingga produk yang dihasilkan mampu bersaing di pasaran.
Kontrak di muka (forward contracting)
Adalah suatu proses persetujuan pengiriman produk pada masa mendatang dengan harga yang telah ditetapkan sekarang.
Usaha perlindungan (hedging)
Adalah suatu upaya perlindungan risiko transaksi dalam cash market dengan forward contracting yang menggunakan future market dan mengambil posisi yang sama besar, tetapi berlawanan pada cash market dan future market secara simultan.
Pasar Opsi (Option market)
Option market memberikan hak kepada pembeli opsi untuk memilih posisi sebagai pembeli, penjual future contract (FC), atau tidak memilih sama sekali, tetapi bukan merupakan kewajiban. Pembeli opsi tsb dapat membeli atau menjual future contract pada waktu tertentu, pada masa yang akan datang, untuk suatu tingkat harga yang telah disepakati (strike price) pada saat opsi dibeli.
Penggunaan option market memerlukan kecermatan dalam memprediksi pergerakan harga.

paradikma yangf berubah

Paradigma Manajemen yang Berubah
Disari dari buku:
RICHARD L. DAFT,
Vanderbilt University
MANAJEMEN Edisi Kelima,Jilid 1
Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini, Anda harus mampu:
Menjelaskan revolusi manajemen dan bagaimana pengaruhnya terhadap Anda sebagai seorang calon manajer.
Menggambarkan empat fungsi manajemen dan tipe aktivitas manajemen yang bersangkutan.
Menjelaskan perbedaan antara efisiensi dan efektivitas serta pentingnya kedua hal itu bagi prestasi organisasi.
Mendefinisikan manajer fungsional, umum, dan proyek.
Menggambarkan keterampilan-keterampilan konseptual, interpersonal, dan teknis serta relevansinya bagi manajer dan nonmanajer.
Mendefinisikan sepuluh peranan yang dapat dilakukan manajer dalam organisasi.
Menggambarkan paradigma menajemen baru dan hal-hal yang harus dipersiapkan manajer pada masa depan
Definisi Manajemen
Manajemen (management) adalah pencapaian sasaran-sasaran organisasi dengan cara yang efektif dan efisien melalui perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian sumberdaya organisasi.

Empat Fungsi Manajemen
Perencanaan
Pengorganisasian
Kepemimpinan
Pengendalian
Fungsi-fungsi Manajemen
Perencanaan
Perencanaan (planning) berarti penentuan sasaran sebagai pedoman kinerja organisasi di masa depan dan penetapan tugas-tugas serta alokasi sumberdaya yang diperlukan untuk mencapai sasaran organisasi.
Pengorganisasian
Pengorganisasian (organizing) melibatkan penetapan tugas-tugas ke dalam departemen dan pengalokasian sumberdaya ke berbagai departemen.
Kepemimpinan
Kepemimpinan (leading) adalah penggunaan pengaruh untuk memotivasi karyawan agar mencapai sasaran organisasi.
Pengendalian
Pengendalian (controlling) artinya memantau aktivitas karyawan, menjaga organisasi agar tetap berjalan ke arah pencapaian sasaran, dan membuat koreksi bila diperlukan.
Beberapa istilah
Organisasi (organization) adalah sebuah entitas sosial yang berorientasi pada sasaran dan mempunyai struktur yang direncanakan dengan baik.
Entitas sosial (social entity) artinya terdiri dari dua orang atau lebih.
Efektifitas (effectiveness) adalah seberapa jauh organisasi berhasil mencapai sasaran yang ditetapkan.
Efisiensi (efficiency) adalah pemakaian sumberdaya seminimal mungkin – bahan baku, uang, dan manusia – untuk meraih output dalam jumlah tertentu.


Keterampilan-keterampilan Manajemen
Konseptual
Interpersonal
Teknis
Keterampilan konseptual (conceptual skill)
Kemampuan kognitif untuk melihat organisasi sebagai suatu kesatuan dan memahami hubungan antar komponen-komponennya.


Keterampilan Interpersonal (human skill)
Keahlian untuk bekerja dengan dan melalui orang lain dan untuk bekerja secara efektif sebagai anggota sebuah kelompok.
Keterampilan Teknis (technical skill)
Pemahaman dan kemahiran dalam melaksanakan tugas-tugas tertentu.
Tingkat Manajemen (perbedaan vertikal)
Manajer Puncak
Manajer Madya
Manajer Lini Pertama
Non manajer (Perorangan)
Tingkatan Manajemen dalam Hirarki Organisasi
Tingkatan Manajemen dalam Hirarki Organisasi
Manajer puncak (top manager)
Seorang manajer yang berada di puncak hirarki organisasi dan bertanggung jawab atas organisasi secara menyeluruh.

Contoh: presiden, ketua, direktur eksekutif, chief executive officer (CEO), dan executive vice president
Manajer madya (middle manager)
Manajer yang bekerja pada level menengah dari organisasi dan bertanggung jawab atas departemen-departeman penting.

Contoh: kepala departemen, kepala divisi, manajer pengendalian kualitas, dan direktur lab. Riset.

Manajer proyek (project manager)
Seorang manajer yang bertanggung jawab atas sebuah proyek temporer, yang melibatkan karyawan-karyawan yang berada pada level organisasi yang sama.
Manajer lini depan (first-line manager)
Seorang manajer yang berada pada level manajemen pertama atau kedua dan bertanggung jawab secara langsung atas produksi barang dan jasa.

Contoh: supervisor, manajer lini, kepala seksi, dan manajer kantor
Perbedaan horisontal
Manajer fungsional
General manager
Manajer fungsional (functional managers)
Seorang manajer yang bertanggung jawab mengelola sebuah departeman yang mengerjakan suatu tugas fungsional tunggal dan diisi oleh karyawan-karyawan yang memiliki pelatihan dan keahlian yang sama.

Meliputi: periklanan, penjualan, keuangan, SDM, pabrikasi, dan akuntasi.
General manager
Seorang manager yang bertanggung jawab mengelola beberapa departemen yang mengerjakan fungsi-fungsi yang berbeda.
Peran (role) manajer
Peran informasional (informasional roles)
Menggambarkan aktivitas-aktivitas yang digunakan untuk menjaga dan mengembangkan sebuah jaringan informasi.
Peran interpersonal (interpersonal roles)
Menyangkut hubungan dengan orang lain dan berkaitan dengan keterampilan interpersonal.


Peran pengambil keputusan (decisional roles)
Berhubungan dengan peristiwa-peristiwa di mana manajer harus membuat sebuah pilihan dan mengambil tindakan.


Memimpin Revolusi Manajemen
Bagaimana Anda belajar menjadi seorang manajer di dunia yang tak pasti dan berubah cepat?

Manajemen adalah sebuah seni dan juga ilmu.
Seni karena banyak ketrampilan yang tak dapat dipelajari dari sebuah buku. Manajemen membutuhkan latihan, seperti golf, tenis, atau basket.
Ilmu karena pengetahuan yang berkembang dan fakta-fakta objektif membentuk manajemen dan bagaimana menciptakan efektivitas organisasi


Menjadi seorang manajer sukses membutuhkan campuran antara pembelajaran formal dan latihan, seni dan ilmu.


Paradigma Manajemen yang Berubah
Paradigma (paradigm) adalah sebuah pemahaman umum menyangkut cara-cara berpikir, cara memandang, dan memahami dunia.
Perubahan-perubahan dalam cara berpikir terjadi dalam masyarakat, dan hal ini pada gilirannya mempengaruhi organisasi, menyebabkan perubahan dalam pemikiran dan perilaku manajemen. Perubahan utama adalah dari organisasi vertikal tradisional menjadi sesuatu yang dinamakan Organisasi Pembelajar.
Organisasi Pembelajar
Secara tradisional, struktur organisasi umum adalah struktur di mana aktivitas dikelompokkan oleh fungsi umum dari bawah ke atas organisasi.Keseluruan organisasi dikoordinasi dan dikontrol melalui hirarki vertikal, dengan wewenang pembuatan keputusan terletak pada manajer tingkat atas.Organisasi-organisasi tradisional dicirikan dengan tugas-tugas rutin dan dispesialisasi, serta prosedur pengendalian standar. Organisasi-organisasi ini sangat efektif dalam waktu yang stabil, namun sering tak bekerja dengan baik dalam lingkungan yang berubah cepat. Sebagai reaksinya, banyak perusahaan beralih ke paradigma baru dan menjadi ORGANISASI PEMBELAJAR.


Dalam paradigma baru, tanggung jawab utama para manajer bukan membuat keputusan, tapi menciptakan kemampuan belajar dalam keseluruhan organisasi. Para karyawan di lini depan secara rutin membuat keputusan dan bukan mengajukannya kepada hirarki untuk mendapat persetujuan.
Tidak ada sebuah model dari organisasi pembelajar; istilah ini merupakan sebuah filosofi atau sikap mengenai apakah sebuah organisasi itu dan peran para karyawan.
Setiap karyawan dalam organisasi berpatisipasi dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah karena mereka mengerti visi dan tujuan jangka panjang organisasi.
Peralihan ke ORGANISASI PEMBELAJAR adalah sebuah akibat dari sejumlah kekuatan menonjol yang mempengaruhi organisasi dan manajer di masa sekarang.



Paradigma manajemen yang berubah
Kekuatan-kekuatan yang Mempengaruhi Organisasi
Perubahan paling mencolok yang tengah mempengaruhi organisasi dan manajer adalah globalisasi.
Globalisasi membawa kebutuhan akan inovasi tanpa henti, perhatian yang lebih besar akan kualitas, reaksi yang cepat, produktivitas yang meningkat, dan tingkatan baru dalam pelayanan konsumen.
Kompetisi global juga telah memicu kebutuhan akan pendekatan-pendekatan manajemen baru yang menekankan pelimpahan wewenang kepada pekerja dan keterlibatan karyawan.
Sekarang , para manajer harus mengerti pola silang budaya dan sering bekerja dengan anggota tim dari berbagai negara yang berbeda.
Teknologi lebih bersifat elektronik dan bukan mekanis, saat dunia perlahan-lahan bergeser dari tenaga kerja yang memproduksi material menjadi angkatan yang mengelola informasi.
Untuk menghadapi transformasi-transformasi yang cepat ini, organisasi belajar menghargai perubahan dan bukan stabilitas.
Perubahan menuju paradigma baru manajemen berarti para menajer sekarang harus memikirkan kembali pendekatan mereka untuk mengorganisasi, mengarahkan, dan memotivasi para karyawan.
Kompetensi Manajemen Baru
Kecakapan manajer yang penting bagi semua manajer dalam dunia baru organisasi:
Menjaga hubungan dengan para pelanggan dan karyawan setiap hari, dan bukan fokus tunggal pada laba
Fleksibel dan beradaptasi, dapat merespon kebutuhan pelanggan dan karyawan dengan cepat.
Lebih mementingkan pencarian cara untuk memanfaatkan wawasan karyawan, dengan memberi kebebasan kepada mereka untuk membuat keputusan dan memecahkan masalah dan bukan sekedar mengeluarkan perintah.
Kepemimpinan (leadership) disebarkan ke seluruh organisasi, dan para manajer lebih membagi kekuasaan dan bukan menimbunnya.
Model manajer yang mengontrol para karyawan tak lagi berlaku dalam sebuah dunia yang berubah cepat dalam teknologi, keragaman, dan kompetisi global. Sebaliknya, para manajer bertindak sebagai pelatih dan pemberi fasilitas, melibatkan setiap orang dan berkomitmen.
Setiap orang diberi kesempatan utuk menjadi seorang pemimpin.
Pemberian kebebasan dan tanggung jawab kepada para karyawan adalah cara terbaik untuk meningkatkan pemikiran perusahaan.
Keterampilan membangun tim (team building) penting bagi para manajer sekarang.

Ringkasan dan Solusi Manajemen
Bab ini memperkenalkan sejumlah konsep penting dan menggambarkan sifat menajemen yang berubah. Kinerja tinggi membutuhkan penggunaan berbagai sumber daya organisasi yang efisien dan efektif melalui empat fungsi manajemen, yaitu: perencanaan, pengorganisasian, memimpin, dan pengendalian. Untuk melakukan keempat fungsi ini, para manajer membutuhkan tiga keterampilan-konseptual, interpersonal, dan teknis. Keterampilan konseptual adalah lebih penting pada puncak hirarki; keterampilan interpersonal adalah penting di setiap tingkat; dan keterampilan teknis adalah paling penting untuk manajer lini depan.

Dua karakteristik dari perkerjaan manajerial juga dijelaskan dalam Bab ini: 1) Aktivitas-aktivitas manajerial meliputi keragaman, pembagian, dan ringkasan dan 2) Para manajer melakukan banyak sekali pekerjaan tanpa henti. Manajer juga diharapkan untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan 10 peran: peran informasional untuk memonitor, penyebar informasi, dan jurubicara; peran interpersonal dari kepala figur, pemimpin, dan penghubung; dan peran pengambil keputusan dari pengusaha, penanganan gangguan, alokator sumberdaya, dan negosiator.

Karakteristik-karakteristik menajemen ini masih akurat, tapi karakter tersebut dipakai dalam sebuah dunia baru dari ketidakteraturan, keragaman, dan globalisasi yang meningkat. Sebuah paradigma manajemen baru muncul. Kekuatan-kekuatan baru yang mempengaruhi organisasi meliputi globalisasi pasar, keragaman tenaga kerja yang meningkat, peralihan ke teknologi informasi elektronik, dan penekanan pada perubahan dan bukan pada kestabilan. Para manajer sekarang mengedepankan pelanggan dan karyawan dan bukan laba. Kepemimpinan disebar luas dan pelimpahan wewenang diterapkan, hampir semua pekerjaan dilakukan oleh tim. Para manajer memberi kesempatan pada karyawan bagi pertumbuhan pribadi dan pemenuhan diri, serta menekankan kolaborasi dan bukan kompetisi dan konflik. Tanggung jawab utamamanajer adalah menciptakan kemampuan belajar, dan banyak perusahaan menjadi Organisasi Pembelajar. Menciptakan Organisasi Pembelajar merupakan tantangan bagi para manajer masa depan.
Manajemen dalam Praktik:
Latihan melalui Pengalaman
Daftar Pertanyaan Sikap Manajemen
Berikanlah nilai pada pertanyaan-pertanyaan berikut ini berdasarkan skala di bawah ini:
5 Saya selalu seperti ini
4 Saya serin seperti ini
3 Saya kadang-kadang seperti ini
2 Saya jarang seperti ini
1 Saya tak pernah seperti ini

__ 1. Saat saya mempunyai sejumlah tugas atau pekerjaan rumah, saya menyusun prioritas dan pekerjaan menurut deadline. K
__ 2. Hampir semua orang akan menggambarkan saya sebagai seorang pendengar yang baik. I
__ 3. Saat saya sedang memutuskan sebuah tindakan tertentu untuk diri sendiri (seperti hobi untuk dilakukan, bahasa untuk dipelajari, pekerjaan apa yang akan diambil, mau terlibat dalam proyek khusus apa), saya biasanya akan mempertimbangkan implikasi jangka panjang (tiga tahun atau lebih) mengenai apa yang akan saya pilih untuk dikerjakan. K
__ 4. Saya lebih suka kursus-kursus teknis atau kuantitatif daripada yang melibatkan kesusteraan, psikologi, atau sosiologi. T
__ 5. Saat saya mengalami ketidaksepakatan yang serius dengan seseorang, saya akan tetap di sana dan membicarakannya sampai masalah itu sepenuhnya dipecahkan. I
__ 6. Saat saya mempunyai sebuah proyek atau pekerjaan, saya benar-benar memasuki perinciannya daripada masalah ‘gambaran besar”nya. K
__ 7. Saya lebh suka duduk di depan komputer daripada menghabiskan banyak waktu dengan orang-orang. T
__ 8. Saya mencoba untuk melibatkan orang-orang lain dalam aktivitas atau saat ada diskusi. I
__ 9. Saat saya mengambil kursus, saya menghubungkan apa yang saya sedang pelajari dengan kursus-kursus lain yang telah saya ambil atau konsep-konsep yag telah saya pelajari di tempat lain. K
__ 10. Ketika seseorang membuat kesalahan, saya ingin mengoreksi orang itu dan membiarkannya tahu akan jawaban atau pendekatan yang benar.* I
__ 11. Saya pikir lebih baik mengefisienkan waktu saya saat berbicara dengan seseorang daripada mencemaskan kebutuhan orang lain, supaya saya dapat meneruskan pekerjaan saya sesungguhnya. T
__ 12. Saya mengetahui visi karir jangka panjang saya, keluarga, dan aktivitas-aktivitas lain serta telah memikirkannya dengan hati-hati. K

__ 13. Saat memecahkan problem, saya jauh lebih suka menganalisis data atau stastistik daripada bertemu dengan kelompok atau orang-orang. T
__ 14. Ketika saya sedang bekerja pada sebuah proyek kelompok dan seseorang tidak sepenuhnya ikut andil, saya tampaknya lebih suka mengeluh pada teman-teman daripada menghadapi si pengelak tugas itu.* H
__ 15. Membicarakan ide atau konsep dapat membuat saya sungguh antusias dan bergairah. K
__ 16. Tipe kursus manajemen yang digunakan buku ini benar-benar memboroskan waktu.
__ 17. Saya pikir lebih baik untuk sopan dan tidak melukai perasaan orang lain.* I
__ 18. Bagi saya data atau hal-hal lebih menarik daripada orang-orang. T

Kunci penilaian
Tambahkan total nilai untuk bagian-bagian berikut.
Perhatikan bahwa soal yang diberi tanda bintang dinilai terbalik, seperti:
1 Saya selalu seperti ini
2 Saya sering seperti ini
3 Saya kadang-kadang seperti ini
4 Saya jarang sperti ini
5 Saya tak pernah seperti ini
1, 3, 6, 9, 12, 15 Nilai total Keterampilan Konseptual ________
2, 5, 8, 10, 14, 17 Nilai total Keterampilan Interpersonal ________
4, 7, 11, 13, 16, 18 Nilai total Keterampilan Teknis ________

*penilaian terbalik
CATATAN: Latihan ini disumbangkan oleh Dorothy Marcic.


Keterampilan-keterampilan di atas adalah tiga kecakapan yang dibutuhkan untuk menjadi seorang manajer yang baik. Idealnya, seorang manajer harus kuat (tidak perlu sama) dalam ketiga keterampilan itu semua. Siapapun yang kelihatan lemah dalam keterampilan mana pun harus mengambil kursus dan membaca untuk membangun keterampilan itu.

pisang


MANFAAT PISANG

Pisang, sejuta manfaatnya Pernah membayangkan bagaimana rasanya menjadi William
bersaudara, pemegang gelar juara berbagai pertandingan tenis putri dunia?
Selain skill yang mumpuni, tentunya stamina tubuh yang prima adalah kunci utama
bagi mereka untuk tetap unggul di lapangan. Bayangkan! Terkadang Williams
bersaudara harus bertanding selama lebih dari 6 jam untuk memenangkan
pertandingan!

Jika anda cermat memperhatikan, asupan gizi yang menjadi favorit kebanyakanatlet tenis dunia adalah pisang! Ya, pisang menjadi penyelamat bagi mereka.Pisang mempu dengan mudah diserap tubuh dan mengembalikan energi puncak mereka.

Secara umum, kandungan gizi yang terdapat dalam setiap buah pisang matangadalah sebagai berikut: kalori 99 kalori, protein 1,2 gram, lemak 0,2 gram,karbohidrat 25,8 miligram (mg), serat 0,7 gram, kalsium 8 mg, fosfor 28 mg,besi 0,5 mg, vitamin A 44 RE, Vitamin B 0,08 mg, Vitamin C 3 mg dan air 72gram.

Kandungan buah pisang sangat banyak, terdiri dari mineral, vitamin,karbohidrat, serat, protein, lemak, dan lain-lain, sehingga apabila orang hanyamengonsumsi buah pisang saja, sudah tercukupi secara minimal gizinya. Pilihlah pisang yang sudah matang,
yang kulitnya hijau kekuning-kuningan dengan bercak coklat atau kuning, sebab
ini akan mudah dicerna, dan gula buah diubah menjadi glukosa alami secara cepat
diabsorbsi ke dalam peredaran darah, pisang yang mentah akan sulit dicerna.

Berbagai Manfaat Pisang

Sumber Kekuatan Tenaga, Buah pisang dengan mudah dapat
dicerna, gula yang terdapat di buah tersebut diubah menjadi sumber tenaga yang
bagus secara cepat, dan itu bagus dalam pembentukan tubuh, untuk kerja otot,
dan sangat bagus untuk menghilangkan rasa lelah.

Manfaat untuk Ibu Hamil
Pisang juga disarankan untuk dikonsumsi para wanita hamil karena mengandung asam folat, yang mudah diserap janin melalui rahim. Namun, jangan terlalu berlebihan, sebab satu buah pisang mengandung sekitar 85-100 kalori.

Manfaat bagi Penderita Anemia
Dua buah pisang yang dimakan oleh
pasien anemia setiap hari sudah cukup, karena mengandung Fe (zat besi) tinggi.

Manfaat bagi Penyakit Usus dan Perut
Pisang yang dicampur susu cair (atau dimasukkan dalam segelas susu cair)dapat dihidangkan sebagai obat dalam
kasus penyakit usus. Juga dapat direkomendasikan untuk pasien sakit perut dan
cholik untuk menetralkan keasaman lambung. Sebuah pisang dihidangkan sebagai pertahanan terhadap inflamasi karena VitaminC dapat secara cepat diproses. Ia mentransformasikan bacillus berbahaya menjadibacillus yang bersahabat. Dengan demikian, keduanya akan tertolong. Pure pisang ataupun krim pisang (seperti untuk makanan bayi), dapat dikonsumsioleh pasien yang menderita diare.

Manfaat bagi Penderita Lever
Penderita penyakit lever bagus
mengonsumsi pisang dua buah ditambah satu sendok madu, akan menambah nafsu
makan dan membuat kuat.

Manfaat bagi Luka Bakar
Daun pisang dapat digunakan untukpengobatan kulit yang terbakar dengan cara dioles, campuran abu daun pisangditambah minyak kelapa mempunyai pengaruh mendinginkan kulit.

Manfaat bagi Diabetes
Pada masyarakat Gorontalo (Sulawesi
Utara), jenis pisang goroho yakni pisang khas daerah setempat, merupakan
makanan tambahan/pokok bagi orang yang menderita penyakit gula/diabetes
melitus, terutama buah pisang goroho yang belum matang, kemudian dikukus dan
dicampur kelapa parut muda.

Pisang dan Kecantikan
Bubur pisang dicampur dengan sedikit susu dan madu, dioleskan pada wajah setiap hari secara teratur selama 30-40 menit. Basuh dengan air hangat kemudian bilas dengan air dingin atau es, diulang selama 15 hari, akan menghasilkan pengaruh yang menakjubkan pada kulit.

Pisang untuk Mengatur Bobot Badan
Pisang juga mempunyai peranan dalampenurunan berat badan seperti juga untuk menaikkan berat badan. Telah terbuktiseseorang kehilangan berat badan dengan berdiet 4 (empat) buah pisang dan 4(empat) gelas susu non fat atau susu cair per hari sedikitnya 3 hari dalamseminggu, jumlah kalori hanya 1250 dan menu tersebut cukup menyehatkan.

Selain itu, diet tersebut membuat kulit wajah tidak berminyak dan bersih. Padasisi yang lain, mengonsumsi satu gelas banana milk-shake dicampur madu,buah-buahan, kacang, dan mangga sesudah makan, akan menaikkan berat badan.

Khasiat Lainnya
Dalam menyebutkan, bahwa pisang mempunyai manfaat dalam penyembuhan anemia,menurunkan tekanan darah, tenaga untuk berpikir, kaya serat untuk membantudiet, kulit pisang dapat digunakan sebagai cream anti nyamuk, membantu sistemsyaraf, dapat membantu perokok untuk menghilangkan pengaruh nikotin, stres,mencegah stroke, mengontrol temperatur badan terutama bagi ibu hamil,menetralkan keasaman lambung, dan sebagainya.

Tanaman pisang secara genetis dapat menghasilkan vaksin yang murah dan sebagaialternatif untuk pertahanan anak dari serangan penyakit. Para peneliti
sedang mencoba dari pisang untuk memproduksi antigen untuk coating Virus
Hepatitis B. Apabila vaksin Hepatitis B tersebut berhasil akan menjadi sangat
murah.

Peneliti lain mengembangkan pisang yang dapat membantu dalam melawan penyakitcampak/cacar air, penyakit kuning, polio, dan dipteri. Saat ini, peneliti telahmencoba pada relawan, di mana diperlihatkan 10 persen tekanan darah turundengan mengonsumsi dua buah pisang setiap hari.(iis) (www.banana.com, 2002)

Sabtu, 07 Maret 2009

TUGAS TERSTRUKTUR KLIMATOLOGI

CUACA DAN IKLIM

OLEH:

NAMA : LAMBERTUS AHEN

NIM : B0732009

PRODI : BUDIDAYA TANAMAN PANGAN & HIAS

M. K. : KLIMATOLOGI

JURUSAN PERTANIAN

POLITEKNIK TONGGAK EQUATOR

PONTIANAK

(2008)


DAFTAR ISI

BAB 1: PENDAHULUAN

A. Pengertian Cuaca dan Iklim.....................................

B. Unsur-Unsur Cuaca dan Iklim..................................

BAB 2: KLASIFIKASI IKLIM DAN POLA CURAH HUJAN DI

INDONESIA...................................................................

A. Macam-macam iklim.................................................

B. Pola Curah Hujan di Indonesia..................................

BAB 3: PENGARUH CUACA DAN IKLIM TERHADAP

KEHIDUPAN..................................................................

A. Jenis-jenis Vegetasi Alam Menurut iklim

B. Perubahan iklim Global.............................................

TUGAS 4.........................................................................

BAB 4: PENUTUP........................................................................................................

DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................

BAB 1

PENDAHULUAN

A. Pengertian Cuaca dan Iklim

Cuaca adalah keadaan udara pada saat tertentu dan di wilayah tertentu yang relatif sempit dan pada jangka waktu yang singkat.Cuaca itu terbentuk dari gabungan unsur cuaca dan jangka waktu Cuaca bisa hanya beberapa jam saja. Misalnya: pagi hari, siang hari atau sore hari, dan keadaannya bisa berbeda-beda untuk setiap tempat serta setiap jamnya. Di Indonesia keadaan cuaca selalu diumumkan untuk jangka waktu sekitar 24 jam melalui prakiraan cuaca hasil analisis Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), Departemen Perhubungan.Untuk negara negara yang sudah maju perubahan Cuaca sudah diumumkan setiap jam dan sangat akurat (tepat).Iklim adalah keadaan cuaca rata-rata dalam waktu satu tahun yang penyelidikannya dilakukan dalam waktu yang lama (minimal 30 tahun) dan meliputi wilayah yang luas. Matahari adalah kendali iklim yang sangat penting dan sumber energi di bumi yang menimbulkan gerak udara dan arus laut. Kendali iklim yang lain, misalnya distribusi darat dan air, tekanan tinggi dan rendah, massa udara, pegunungan, arus laut dan badai. Perlu Anda ketahui bahwa ilmu yang mempelajari tentang iklim disebut Klimatologi, sedangkan ilmu yang mempelajari tentang keadaan cuaca disebut Meteorologi.

KOMPOSISI UDARA

Manusia dapat bertahan sampai satu hari tanpa air di daerah gurun yang paling panas, tetapi tanpa udara manusia hanya bertahan beberapa menit saja. Jadi Anda tentu bisa menyimpulkan sendiri betapa pentingnya udara bagi kehidupan di bumi. Karena tanpa udara, maka manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan tidak dapat hidup. penghambat Udara untuk kehidupan sehari-hari terdapat di atmosfer.

Atmosfer juga berfungsi sebagai payung atau pelindung kehidupan di bumi dari radiasi matahari yang kuat pada siang hari dan mencegah hilangnya panas ke ruang angkasa pada malam hari. Atmosfer juga merupakan bagi benda-benda angkasa yang bergerak melaluinya sehingga sebagian meteor yang melalui atmosfer akan menjadi panas dan hancur sebelum mencapai permukaan bumi.

Kondisi dan manfaat gas dalam atmosfer antara lain:

1. Nitrogen (N2) jumlahnya paling banyak, meliputi 78 bagian. Nitrogen tidak langsung bergabung dengan unsur lain, tapi merupakan bagian dari senyawa organik.

2. Oksigen (O2) sangat penting bagi kehidupan, yaitu untuk mengubah zat makanan menjadi energi hidup.

3. Karbon dioksida (CO2) menyebabkan efek rumah kaca (greenhouse) transparan terhadap radiasi gelombang pendek dan menyerap radiasi gelombang panjang. Dengan demikian kenaikan kosentrasi CO2 di dalam atmosfer akan menyebabkan kenaikan suhu di bumi.

4. Ozon (O3) adalah gas yang sangat aktif dan merupakan bentuk lain dari oksigen. Gas ini terdapat pada ketinggian antara 20 hingga 30 km. Ozon dapat menyerap radiasi ultra violet yang mempunyai energi besar dan berbahaya bagi tubuh manusia. Salah satu unsur yang penting dalam atmosfer adalah uap air.Uap air (H2O) sangat penting dalam proses cuaca atau iklim, karena dapat merubah fase (wujud) menjadi fase cair, atau fase padat melalui kondensasi dan deposisi. Uap air merupakan senyawa kimia udara dalam jumlah besar yang tersusun dari dua bagian hidrogen dan satu bagian oksigen. Uap air yang terdapat di atmosfer merupakan hasil penguapan dari laut, danau, kolam, sungai dan transpirasi tanaman. Atmosfer selalu dikotori oleh debu. Debu adalah istilah yang dipakai untuk benda yang sangat kecil sehingga tidak tampak kecuali dengan mikroskop. Jumlah debu berubah-ubah tergantung pada tempat. Sumber debu beraneka ragam, yaitu asap, abu vulkanik, pembakaran bahan bakar, kebakaran hutan, smog dan lainnya. Smog singkatan dari smoke and fog adalah kabut tebal yang sering dijumpai di daerah industri yang lembab. Debu dapat menyerap, memantulkan,dan menghamburkan radiasi matahari. Debu atmosferik dapat disapu turun ke permukaan bumi oleh curah hujan, tetapi kemudian atmosfer dapat terisi partikel debu kembali. Debu atmosfer adalah kotoran yang terdapat di atmosfer.

B. Struktur Vertikal Atmosfer

Dengan memakai suhu sebagai dasar pembagian atmosfer, maka atmosfer terdiri dari lapisan troposfer, stratosfer, mesosfer dan thermosfer.

1. Lapisan Troposfer

Gejala cuaca (awan, petir, topan, badai dan hujan) terjadi di lapisan troposfer. Pada lapisan ini terdapat penurunan suhu yang terjadi karena sangat sedikitnya troposfer menyerap radiasi gelombang pendek dari matahari, sebaliknya permukaan tanah memberikan panas pada lapisan troposfer yang terletak di atasnya; melalui konduksi, konveksi, kondensasi dan sublimasi yang dilepaskan oleh uap air atmosfer.

Konduksi adalah proses pemanasan secara merambat. Konveksi adalah proses pemanasan secara mengalir. Kondensasi adalah proses pendinginan yang mengubah wujud uap air menjadi air. Sublimasi adalah proses perubahan wujud es menjadi uap air. Pertukaran panas banyak terjadi pada troposfer bawah, karena itu suhu turun dengan bertambahnya ketinggian pada situasi meteorologi (ilmu tentang cuaca). Nilainya berkisar antara 0,5 dan 1 C tiap 100 meter dengan nilai rata-rata 0,65oC tiap 100 meter. Udara troposfer atas sangat dingin dengan demikian lebih berat dibandingkan dengan udara diatas tropopause sehingga udara troposfer tidak dapat menembus tropopause. Ketinggian tropopause lebih besar di ekuator daripada di daerah kutub. Di ekuator, tropopause terletak pada ketinggian 18 km dengan suhu - 80C, sedangkan di kutub tropopause hanya mencapai ketinggian 6 km dengan suhu - 40oC. Tropopause adalah lapisan udara yang terdapat diantara troposfer dengan stratosfer.

2. Lapisan Stratosfer

Lapisan atmosfer diatas tropopause merupakan lapisan inversi, artinya suhu

udara bertambah tinggi (panas) seiring dengan naiknya ketinggian. Disebut

juga lapisan Isothermis. Kenaikan suhu ini disebabkan oleh lapisan ozonosfer

yang menyerap radiasi ultra violet dari matahari. Bagian atas stratosfer dibatasi

oleh permukaan diskontinuitas suhu yang disebut stratopause. Stratopause

terletak pada ketinggian 60 km dengan suhu 0oC.

3. Lapisan Mesosfer

Lapisan mesosfer ditandai dengan penurunan orde suhu 0,4oC setiap 100meter, karena lapisan ini mempunyai keseimbangan radiasi yang negatif. Bagian atas mesosfer dibatasi oleh mesopause yaitu lapisan di dalam atmosfer yang mempunyai suhu paling rendah, kira-kira -100oC. Ketinggian sekitar 85 km.

4. Lapisan Thermosfer

Lapisan ini terletak pada ketinggian 85 dan 300 km yang ditandai dengan kenaikan suhu dari -100oC sampai ratusan bahkan ribuan derajat. Bagian atas lapisan atmosfer dibatasi oleh termopause yang meluas dari ketinggian 300 km sampai pada ketinggian 1000 km. Suhu termopause adalah konstant terhadap ketinggian, tetapi berubah dengan waktu, yaitu dengan insolasi (incoming solar radiation). Suhu pada malam hari berkisar antara 300 dan 1200o C dan pada siang hari antara 700 dan 1700oC. Densitas termopause sangat kecil, kira-kira 10 kali densitas atmosfer permukaan tanah.

B. Unsur-Unsur Cuaca Dan Iklim

Ada beberapa unsur yang mempengaruhiunsur cuaca dan iklim, yaitu suhu udara, tekanan udara, kelembaban udara dan curah hujan.

1. Suhu Udara

Suhu udara adalah keadaan panas atau dinginnya udara. Alat untuk mengukur suhu udara atau derajat panas disebut thermometer. Biasanya pengukuran dinyatakan dalam skala Celcius (C), Reamur (R), dan Fahrenheit (F). Suhu udara tertinggi di muka bumi adalah di daerah tropis (sekitar ekuator) dan makin ke kutub, makin dingin. Di lain pihak, pada waktu kita mendaki gunung, suhu udara terasa dingin jika ketinggian bertambah. Kita sudah mengetahui bahwa tiap kenaikan bertambah 100 meter, suhu udara berkurang (turun) rata-rata

0,6o C. Penurunan suhu semacam ini disebut gradient temperatur vertikal atau lapse rate. Pada udara kering, besar lapse rate adalah 1o C.

Faktor-faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya suhu udara suatu

daerah adalah:

a. Lama penyinaran matahari.

b. Sudut datang sinar matahari.

c. Relief permukaan bumi.

d. Banyak sedikitnya awan.

e. Perbedaan letak lintang.


BAB 2

KLASIFIKASI IKLIM DAN

POLA CURAH HUJAN DI INDONESIA

Iklim adalah cuaca rata rata di daerah yang luas dalam jangka waktu panjang (kira-kira 30 tahun). Untuk mendapatkan gambaran iklim suatu daerah dengan tepat tidak cukup hanya memperhatikan unsur-unsur cuaca rata-rata saja, tetapi harus diperhatikan juga perubahannya sepanjang waktu.

A. MACAM-MACAM IKLIM

Terjadinya iklim yang bermacam-macam di muka bumi, disebabkan karena rotasi dan revolusi bumi dan adanya perbedaan garis lintang. Beberapa macam iklim antara lain:

1. Iklim Matahari

Klasifikasi iklim matahari, didasarkan pada banyak sedikitnya sinar matahari yang diterima oleh permukaan bumi.

a. Daerah iklim tropis:0o– 23,5oLU/LS

b. Daerah iklim sub tropis : 23,5o–40oLU/LS

c. Daerah iklim sedang:40o– 66,5oLU/LS

d. Daerah iklim dingin: 66,5o–90oLU/LS

2. Iklim Kodrat

Pembagian iklim ini disesuaikan dengan batas kehidupan tumbuh-tumbuhan dan sebagai batas daerah iklimnya dipergunakan garis isotherm pada bulan terpanas dan terdingin selama satu tahun.

3. Iklim Koppen

Iklim ini paling banyak dipergunakan orang. Klasifikasinya berdasarkan curah hujan dan temperatur. Koppen membagi iklim dalam 5 daerah iklim dinyatakan dengan simbol huruf.

a. Iklim A (Iklim Hujan Tropis)

Temperatur bulan terdingin tidak kurang dari 18oC, curah hujan tahunan tinggi, rata rata lebih dari 70 cm/tahun. Tumbuhan beraneka ragam.

b. Iklim B (Iklim Kering/Gurun)

Terdapat di daerah gurun atau semiarid (steppa), curah hujan terendah 25,5 mm/tahun. Penguapan besar.

c. Iklim C (Iklim Sedang)

Temperatur bulan terdingin 18oC sampai –3oC.

d.Iklim D (Iklim Salju atau Mikrothermal)

Suhu rata-rata bulan terpanas lebih dari 10oC, sedangkan suhu rata ratabulan terdingin – 3oC.

e.Iklim E atau Iklim Kutub

Terdapat di diderah Arctic dan Antartika. Suhu tidak pernah lebih dari 10oC. Tidak mempunyai musim panas yang benar-benar panas.

B. POLA CURAH HUJAN DI INDONESIA

Pola umum curah hujan di Kepulauan Indonesia dapat dikatakan sebagai berikut:

1. Pantai barat setiap pulau memperoleh jumlah hujan selalu lebih banyak dari

pantai timur.

2. Pulau Jawa, Bali, NTB, dan NTT merupakan barisan pulau-pulau yang panjang dan berderet dari barat ke timur. Pulau-pulau ini hanya diselingi oleh selat-selat yang sempit, sehingga untuk kepulauan ini secara keseluruhan tampak seakan akan satu pulau, sehingga berlaku juga dalil, bahwa di sebelah timur curah hujan lebih kecil, kalau dibandingkan dengan sebelah barat. Sebelah barat dari jejeran pulau ini adalah pantai Barat Jawa Barat.

3. Selain bertambah jumlahnya dari timur ke barat, hujan juga bertambah jumlahnya dari dataran rendah ke pegunungan, dengan jumlah terbesar pada ketinggian 600 - 900 m.

4. Di daerah pedalaman semua pulau, musim hujan jatuh pada musim Pancaroba, demikian juga halnya di daerah-daerah rawa yang besar-besar.

5. Bulan maksimum hujan sesuai dengan letak D.K.A.T.

6. Saat mulai turunnya hujan juga bergeser dari Barat ke Timur. Pantai Barat Pulau Sumatera sampai Bengkulu, mendapat hujan terbanyak bulan November. Lampung, Bangka, yang letaknya sedikit ke timur, pada bulan Desember. Sedangkan Jawa (utara), Bali, NTB, NTT pada bulan Januari- Februari, yang letaknya lebih ke timur lagi.

7. Sulawesi Selatan bagian timur, Sulawesi Tenggara, Maluku Tengah mempunyai musim hujan yang berbeda, yaitu Mei-Juni. Justru pada waktu bagian lain Kepulauan Indonesia ada pada musim kering. Batas wilayah hujan Indonesia Timur kira-kira terdapat pada 120o bujur timur. Curah hujan di Indonesia tergolong tinggi yaitu lebih dari 2000 mm/tahun. Akan tetapi, seperti telah disebutkan di muka bahwa antara tempat yang satu dengan tempat yang lain curah hujannya tidak sama. Daerah yang paling besar curah hujannya adalah daerah Baturaden di lereng Gunung Slamet, dengan curah hujan sekitar 7069 mm/tahun. Sedangkan kota Palu di Sulawesi Tengah, merupakan daerah paling kering, dengan curah hujan sekitar 547 mm/tahun.


BAB 3

PENGARUH CUACA DAN IKLIM

TERHADAP KEHIDUPAN

Iklim membatasi pertumbuhan tanaman di muka bumi, karena itu iklim membatasi hasil panen. Hewan juga tanggap terhadap perbedaan iklim, baik secara fisiologis maupun berdasarkan atas pakan ternak. Jadi jelas iklim sangat bermanfaat bagi kehidupan di bumi, terutama bagi makhluk hidup.

A. JENIS-JENIS VEGETASI ALAM MENURUT IKLIM

1. Padang Rumput

Padang rumput adalah suatu wilayah yang tumbuhannya didominasi oleh rerumputan dengan karakteristik wilayah sebagai berikut:

a. terletak di daerah tropis sampai subtropis,

b. curah hujan antara 25 cm - 50 cm per tahun,

c. terdapat di daerah basah, seperti Amerika Utara dan India.

2. Gurun

Gurun merupakan daerah tandus yang berbatasan dengan padang rumput dan semakin menjauh dari padang rumput semakin gersang. Ciri-ciri gurun sebagai berikut:

a. curah hujan rendah (kurang dari 25 cm per tahun),

b. hujan turun tidak teratur dan tidak pernah lebat,

c. matahari sangat terik (pada musim panas suhu dapat mencapai 40o C),dan

d. amplitudo harian sangat besar.

3. Tundra

Tundra adalah daerah dingin (beku), dengan ciri-ciri:

a. terletak hanya di daerah kutub utara,

b. memiliki iklim kutub,

c. pohon rendah/amat pendek (semak) dan lumut,

d. masa pertumbuhan vegetasi sangat pendek.

4. Hutan Basah

Hutan basah terdapat di daerah tropis dan subtropis. Hutan ini sepanjang tahun selalu mendapatkan air dan mempunyai spesies pepohonan yang beragam. Ciri-cirinya sebagai berikut:

a. masa pertumbuhannya lama,

b. jenis tumbuhannya banyak,

c. ketinggian 20 m sampai 40 m,

d. berdaun lebar,

e. hutan basah,

f. jenis pohon sulur hingga kayu keras.

5. Hutan Gugur

Hutan ini selain didominasi padang rumput, juga mempunyai tumbuhan yang daunnya gugur pada musim gugur. Hutan gugur memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

a. curah hujan merata sepanjang tahun,

b. curah hujan antara 75 cm - sampai 100 cm per tahun,

c. terdapat di daerah yang memiliki empat musim,

d. pohon tidak terlalu rapat,

e. ketinggian tumbuhan 10 m - 20 m,

f. spesiesnya sedikit.

6. Taiga

Hutan yang didominasi oleh tanaman pohon pinus berdaun seperti jarum.

Persebarannya di Indonesia sangat merata dan beraneka. Banyak tumbuhan

yang hanya tumbuh di Indonesia (endemic). Dari 300.000 jenis tumbuhan di

bumi ini kurang lebih 37.000 jenis (12,3%) terdapat di Indonesia. Hal ini karena

Indonesia terletak di antara dua kawasan biogeografi, yaitu Oriental dan

Australia. Ada beberapa jenis tumbuhan langka yang tumbuh di Indonesia,

misalnya bunga Raflesia di Bengkulu, D.I. Aceh, Sumatera Barat, Kalimantan

Timur, Jambi dan Jawa Barat.

Ada juga jenis tanam yang dapat mencirikan daerahnya, seperti:

a. Salacca salcca Kultivar Pondoh (Salak Pondoh) dari Yogyakarta (Sleman).

b. Salacca Zalaccurtivar Condet (Salak Condet) dari D.K.I. Jakarta.

c. Santalum Album (Cendana) dari daerah Nusa Tenggara Timur (Pulau Timor).

d. Metroxylon Sagu (Sagu) dari daerah Maluku dan Papua.

B. PERUBAHAN IKLIM GLOBAL

Iklim di dunia selalu berubah, baik menurut ruang maupun waktu. Perubahan iklim ini dapat dibedakan berdasarkan wilayahnya (ruang), yaitu perubahan iklim secara lokal dan global. Berdasarkan waktu, iklim dapat berubah dalam bentuk siklus, baik harian, musiman, tahunan, maupun puluhan tahun. Perubahan iklim

adalah perubahan unsur unsur iklim yang mempunyai kecenderungan naik atau turun secara nyata.

1. Faktor Penyebab Perubahan Iklim Global

Perubahan iklim global disebabkan oleh meningkatnya kosentrasi gas di atmosfer. Hal ini terjadi sejak revolusi industri yang membangun sumber energy yang berasal dari batu bara, minyak bumi dan gas yang membuang limbah gas di atmosfer seperti karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dan nitrous oksida (N2 O). Sang surya yang menyinari bumi juga menghasilkan radiasi panas yang ditangkap oleh atmosfer sehingga udara bumi bersuhu nyaman bagi kehidupan manusia. Apabila kemudian atnosfer bumi dijejali gas, terjadilah “efek selimut” seperti yang terjadi pada rumah kaca, yakni radiasi panas bumi yang lepas ke udara ditahan oleh “selimut gas” sehingga suhu bumi naik dan menjadi panas. Semakin banyak gas dilepas ke udara, semakin tebal “selimut Bumi”, semakin panas pula suhu bumi.

2. Dampak Perubahan Iklim Global

Perubahan iklim yang diperkirakan akan menyertai pemanasan global adalah sebagai berikut:

a. Mencairnya bongkahan es di kutub sehingga permukaan laut naik.

b. Air laut naik maka akan menenggelamkan pulau dan menghalangi mengalirnya air sungai ke laut yang menimbulkan banjir di dataran rendah kalau di Indonesia seperti pantai utara Pulau Jawa, dataran rendah Sumatera bagian timur, Kalimantan bagian selatan, dan lain-lain.

c. Yang paling mencemaskan adalah berubahnya iklim sehingga berdampak buruk pada pola pertanian Indonesia yang mengandalkan makanan pokok beras pada pertanian sawah yang bergantung pada musim hujan. Suhu bumi yang panas menyebabkan mengeringnya air permukaan sehingga air menjadi langka. Ini memukul pola pertanian berbasis air.

d. Meningkatnya resiko kebakaran hutan.

3. El Nino dan La Nina

El Nino dan La Nina merupakan gejala yang menunjukkan perubahan iklim. El Nino adalah peristiwa memanasnya suhu air permukaan laut di pantai barat Peru – Ekuador (Amerika Selatan yang mengakibatkan gangguan iklim secara global. Biasanya suhu air permukaan laut di daerah tersebut dingin karena adanya up-welling (arus dari dasar laut menuju permukaan). Menurut bahasa setempat El Nino berarti bayi laki-laki karena munculnya di sekitar hari Natal (akhir Desember).

Di Indonesia, angin monsun (muson) yang datang dari Asia dan membawa banyak uap air, sebagian besar juga berbelok menuju daerah tekanan rendah di pantai barat Peru – Ekuador. Akibatnya, angin yang menuju Indonesia hanya membawa sedikit uap air sehingga terjadilah musim kemarau yang panjang. Sejak tahun 1980 telah terjadi lima kali El Nino di Indonesia, yaitu pada tahun 1982, 1991, 1994, dan tahun 1997/98. El Nino tahun 1997/98 menyebabkan kemarau panjang, kekeringan luar biasa, terjadi kebakaran hutan yang hebat

pada berbagai pulau, dan produksi bahan pangan turun dratis, yang kemudian disusul krisis ekonomi.

El Nino juga menyebabkan kekeringan luar biasa di berbagai benua, terutama di Afrika sehingga terjadi kelaparan di Etiopia dan negara-negara Afrika Timur lainnya. Sebaliknya, bagi negara-negara di Amerika Selatan munculnya El Nino menyebabkan banjir besar dan turunnya produksi ikan karena melemahnya upwelling. La Nina merupakan kebalikan dari El Nino. La Nina menurut bahasa penduduk lokal berarti bayi perempuan. Peristiwa itu dimulai ketika El Nino mulai melemah, dan air laut yang panas di pantai Peru – ekuador kembali bergerak ke arah barat, air laut di tempat itu suhunya kembali seperti semula (dingin), dan upwelling muncul kembali, atau kondisi cuaca menjadi normal kembali. Dengan kata lain, La Nina adalah kondisi cuaca yang normal kembali setelah terjadinya gejala El Nino. Perjalanan air laut yang panas ke arah barat tersebut akhirnya akan sampai ke wilayah Indonesia. Akibatnya, wilayah Indonesia akan berubah menjadi daerah bertekanan rendah (minimum) dan semua angin di sekitar Pasifik Selatan dan Samudra Hindia akan bergerak menuju Indonesia. Angin tersebut banyak membawa uap air sehingga sering terjadi hujan lebat. Penduduk Indonesia diminta untuk waspada jika terjadi La Nina karena mungkin bias terjadi banjir. Sejak kemerdekaan di Indonesia, telah terjadi 8 kali La Nina, yaitu tahun 1950, 1955, 1970, 1973, 1975, 1988, 1995 dan 1999.





BAB 4

PENUTUP

Cuaca juga berpengaruh bagi kehidupan sehari-hari dan berpengaruh pula pada lingkungan. Dari tipe

rumah, jenis pakaian, jenis tanaman yang tumbuh hingga jenis pekerjaan banyak

dipengaruhi cuaca dan iklim.

Hal-hal yang penting adalah:

1. Berdasarkan temperaturnya/suhu, atmosfer terdiri dari lapisan troposfer, stratosfer, mesosfer, dan termosfer.

2. Di dalam lapisan troposfer terdapat gejala cuaca dan iklim.

3. Cuaca adalah keadaan udara pada suatu saat dan daerah yang sempit, sedangkan iklim adalah keadaan cuaca rata-rata pada daerah yang luas dan dalam waktu yang lama.

4. Unsur cuaca adalah suhu, tekanan udatra, angin, kelembaban udara, curah hujan dan awan.

5. Ada dua cara pemanasan udara, yaitu pemasan langsung dan pemanasan tidak langsung.

6. Iklim di dunia dapat diklasifikasikan menjadi iklim matahari (berdasarkan letak lintang), iklim Kodrat (berdasarkan isotherm), dan iklim Koppen, Iklim Schmidt-Ferguson, Iklim Oldeman (berdasarkan curah hujan) serta Iklim Junghuhn (berdasarkan ketinggian tempat).

7. Pola curah hujan di Indonesia, bagian timur curah hujan lebih kecil/sedikit di bandingkan dengan di bagian barat.

8. Gejala alam yang mepengaruhi iklim antara lain, efek rumah kaca, EL Nino dan La Nina.


DAFTAR PUSTAKA

Bambang Nianto Mulyo, M.Ed, Purwadi Suhandini, M.Si, Kurikulum 2004,Geografi 1, Solo: Tiga Serangkai.

Bayong Tjasyono, Dr, Klimatologi Umum, Bandung: FMIPA - ITB, 1999.

Daniel Murdiyarso, Konvesi Perubahan Iklim, Jakarta: Kompas, 2003.

Philip D. Thompson, Robert O’Brien, Weather, USA: Time Life Book Inc, 1983.

Tim Geografi SMU DKI, Kurikulum 1994 Suplement GBPP 1999, Geografi SMU Jilid 1, Jakarta: Erlangga.

Totok Gunawan, Dr, dkk, Kurikulum 2004, Fakta dan Konsep Geografi 1, Bandung: Ganeca Exact